Prosedur

 a) Prosedur [Kembali]

Berikut adalah prosedur pengerjaan (langkah demi langkah) untuk merakit, memprogram, hingga menguji sistem monitoring pintar Anda:

Langkah 1: Persiapan Komponen dan Alat

Sebelum memulai, pastikan semua komponen utama dan alat pendukung berikut sudah siap di meja kerja Anda:

  1. Mikrokontroler: STM32F103C8T6 (Blue Pill) beserta ST-Link V2 Debugger untuk flash program.
  2. Sensor: Sensor Suhu LM35, Magnetic Reed Switch Sensor (lengkap dengan magnetnya), dan Sensor Infrared (IR) Obstacle.
  3. Output: LCD 16x2, Buzzer Aktif 5V, dan Kipas (Fan DC).
  4. Daya: 2 buah Baterai Li-ion 18650, Holder Baterai Seri, dan Modul Regulator Step-Down (misal: LM2596 atau sejenisnya).
  5. Pendukung: Breadboard, kabel jumper (Male-to-Male / Male-to-Female), dan Multimeter.

Langkah 2: Pengaturan Software di STM32CubeIDE

  1. Buka aplikasi STM32CubeIDE dan buat proyek baru dengan memilih MCU STM32F103C8Tx.
  2. Masuk ke menu Device Configuration Tool (.ioc) untuk mengatur fungsi pin mikrokontroler:
  3. Atur pin PA1 dan PA2 sebagai GPIO_Input (beri nama INFRARED dan MAGNETIC).
  4. Atur pin PA4 dan PB0 sebagai GPIO_Output (beri nama BUZZER dan FAN_DC).
  5. Atur pin PB4, PB5, PB8, PB9, PB10, PB11 sebagai GPIO_Output untuk jalur komunikasi data dan kontrol LCD.
  6. Aktifkan ADC1 pada Channel 5 (PA5) untuk pembacaan sensor LM35.
  7. Klik Save atau Generate Code untuk membuat struktur library HAL otomatis.
  8. Buka file main.c pada folder Core/Src/, lalu masukkan seluruh kode program final yang telah diperbaiki ke dalam area User Code yang sesuai.
  9. Klik tombol Build (ikon palu) dan pastikan proses kompilasi selesai dengan status 0 errors, 0 warnings.

Langkah 3: Perakitan Elektronika (Hardware)

  1. PENTING: Jangan hubungkan baterai ke rangkaian sebelum memastikan seluruh jalur kabel jumper sudah terpasang dengan benar untuk menghindari korsleting.
  2. Hubungkan Jalur Data LCD: Sambungkan pin RS, E, D4, D5, D6, D7 milik LCD ke pin-pin port B pada STM32 (PB4 sampai PB11) sesuai dengan panduan define pada kode program. Jangan lupa hubungkan pin VSS ke GND, VDD ke 5V, serta pin Vo ke potensio/trimpot untuk mengatur kontras layar.
  3. Pasang Sensor Input: * Hubungkan kaki data Sensor IR ke pin PA1.
  4. Hubungkan kaki data Sensor Magnetic Reed ke pin PA2.
  5. Hubungkan kaki output analog LM35 ke pin PA5.
  6. Berikan suplai VCC dan GND yang sesuai pada masing-masing sensor.
  7. Pasang Komponen Output: Hubungkan kaki positif Buzzer ke pin PA4 dan kaki input driver (transistor/relay) Kipas DC ke pin PB0.

Konfigurasi Sistem Daya Listrik:

  1. Pasang 2 buah baterai Li-ion 18650 secara seri ke dalam holder sehingga menghasilkan tegangan nominal sekitar 7,4V.
  2. Hubungkan output holder baterai ke bagian Input modul regulator step-down.
  3. Ukur terminal Output modul step-down menggunakan multimeter, lalu putar trimpotnya hingga layarnya menunjukkan angka 5,0 Volt stabil.
  4. Salurkan tegangan 5V ini ke jalur power bus (VCC dan GND) di breadboard untuk menghidupkan LCD, Buzzer, Kipas, serta pin 5V pada board STM32.

Langkah 4: Pengunggahan Program (Flashing)

  1. Hubungkan pin SWDIO, SWCLK, GND, dan 3.3V dari board STM32 ke alat ST-Link V2 Debugger.
  2. Colokkan ST-Link ke port USB laptop/komputer Anda.
  3. Pada STM32CubeIDE, klik tombol Run (ikon play hijau) atau Debug.
  4. Tunggu hingga proses pengunggahan selesai 100% (Download verified successfully). Setelah selesai, lepas sambungan kabel dari ST-Link.

Langkah 5: Pengujian Fungsi Perangkat (Testing)

Nyalakan sakelar daya baterai, lalu lakukan skenario pengujian berikut untuk memastikan sistem bekerja sempurna:

  1. Uji Sensor Mandiri 1 (Pintu): Dekatkan magnet ke sensor Magnetic Reed Switch. Layar LCD baris kedua harus memuat tulisan " Tertutup " dan buzzer wajib mati. Tarik magnet menjauh (simulasi pintu dibuka); buzzer harus langsung berbunyi nyaring dan tulisan LCD berganti menjadi " Tidak tertutup ".
  2. Uji Sensor Mandiri 2 (Infrared): Dekatkan tangan atau objek lain ke depan sensor IR. Buzzer harus langsung berbunyi aktif. Saat tangan dijauhkan, buzzer harus kembali mati (dengan catatan posisi magnet pintu masih menempel).
  3. Uji Sensor Mandiri 3 (Suhu): Perhatikan suhu awal ruangan yang tertera di baris pertama LCD. Berikan hawa panas di dekat sensor LM35 (bisa menggunakan korek api jarak aman atau ujung solder hangat). Perhatikan kenaikan angka suhunya di layar. Tepat ketika suhu terukur melewati angka 40^C, Kipas (Fan DC) harus langsung berputar kencang secara otomatis. Jauhkan sumber panas, tunggu suhu turun kembali di bawah 40^C, dan pastikan kipas mati dengan sendirinya.


Komentar

Postingan Populer